04 Oktober 2010

Fenomena lorong cahaya jelang kematian

Cahaya
LONDON, KOMPAS.com — Mereka yang punya pengalaman mendekati kematian kerap kali bercerita melihat sinar yang sangat terang atau berjalan melintasi lorong cahaya sebelum akhirnya mereka tersadar dan kembali ke dunia nyata. Fenomena yang masih diselimuti kabut misteri itu mulai sedikit terkuak.

Satu dari 10 pasien penyakit jantung yang mendapat serangan jantung dilaporkan sering mengalami fenomena cahaya atau merasakan rasa damai dan ketenangan yang luar biasa.

Para ahli dalam laporannya di jurnal Critical Care mengatakan, fenomena cahaya tersebut diduga berasal dari karbondioksida. Hasil uji pada 52 pasien penyakit jantung didapati bahwa kadar gas buang gas dalam tubuh orang yang hampir meninggal rata-rata lebih tinggi dari 11.

Pengalaman bersentuhan dengan "dunia sana" itu, menurut para ahli, disebabkan karena matinya sel-sel otak akibat kekurangan oksigen (anoxia). Pendapat lain menyebutkan, hal itu terjadi karena tingginya kadar karbondioksida dalam tubuh orang yang hampir mati.

Studi sebelumnya menemukan bahwa pemberian napas bantuan dengan karbondioksida bisa menimbulkan rasa halusinasi yang mirip dengan pengalaman orang-orang yang mati suri tersebut. Studi lain menyebutkan, efek pembiusan dalam operasi juga bisa menimbulkan halusinasi.

Namun, belum diketahui mengapa dalam tubuh pasien serangan jantung terdapat kadar karbondioksida yang tinggi. "Ini adalah bagian lain dari teka-teki yang harus dipecahkan," kata Zalika Klemenc-Ketis, salah seorang peneliti.

Ahli jantung Dr Pim van Lommel, yang juga pernah mengalami mati suri, mengatakan, fenomena cahaya adalah misteri besar dalam hidup manusia. "Sampai saat ini belum ada kajian ilmiah yang bisa menjelaskannya secara memuaskan," katanya.

sumber : Kompas

2 komentar:

  1. wah..bener-bener nich orang bule sono orang mau mati saja masih di teliti, entar giliran dia yg mati baru nyaho...

    BalasHapus
  2. salud saya kepada anda karena anda masih mau mempelajari mati?? kebanyakan orang jarang yang memikirkan mati tapi malah memikirkan bisnis dan uang .karena orang yang mau mengkaji tentang mati saya kira uang bukan tujuan utama. dari JASELLA PURWODADI
    Terimakasih FREEN
    sori untuk yang lain nunggu aja kayak mentari simpati xl dan yang lain-nya

    BalasHapus